topikid-Konflik palestina dan Israel sampai saat ini tak menunjukan titik terang. Palestina yang sejatinya Negara yang dirugikan semakin butuh bantuan. Indonesia adalah salah satu negara yang senantiasa memberikan perhatian pada palestina. Hal ini dibuktikan dengan banyak nya bantuan yang dikirimkan ke negara tempat lahirnya para nabi tersebut.

Melalui Kapal Kemanusiaan Palestina yang berangkat dari Indonesia pada bulan Februari 2018 lalu yang membawa 1.175 ton beras kini dipastikan berhasil masuk ke Gaza. Dengan menggunakan truk-truk pengangkut, beras tersebut disalurkan ke titik-titik pengungsian kecuali hari Jumat dan Sabtu yang merupakan hari libur di sana.

 Beras yang akan disalurkan disebutkan ada sebanyak 2.000 ton beras. Dari jumlah tersebut sudah 1.175 ton yang telah diterima masyarakat di Gaza sebagai bantuan dari masyarakat Indonesia. Sebagai identitas di setiap karung beras tersebut ditandai dengan simbol bendera Merah Putih.
“Dalam satu hari, kami bisa membawa masuk ke Gaza empat hingga belasan truk, atau setara dengan 100 sampai 400 ton beras. Bendera Merah Putih dan Palestina berkibar di atas truk sebuah kebanggaan untuk kami, bahwa Indonesia dekat sekali dengan Palestina,” kata Mohammad Najjar, perwakilan mitra Asia Cepat Tanggap di Gaza, Palestina, melalui rilis pers, Jumat 6 April 2018.

Perjalanan pengangkutan beras bantuan yang dimulai sejak 21 Februari 2018 dikatatakan telah melalui sejumlah tahap termasuk di antaranya bongkar muat di pelabuhan Ashdod milik Israel.
Sementara itu, Direktur Global Humanity Response Aksi Cepat Tanggap (ACT), Bambang Triyono memaparkan, Ashdod merupakan satu-satunya pelabuhan gerbang masuk untuk membawa bantuan ke Gaza. Kemudian bantuan dimasukkan melalui gerbang Kerem Shalom.
"Konvoi masuk ke Gaza hanya tertunda di Jumat dan Sabtu karena hari itu adalah hari libur di Gaza,” ujar Bambang.

Setiap harinya , baik truk standar maupun truk gandeng yang masuk ke Gaza diperkiran mengangkut sekitar 20 ton hingga 25 ton beras. Hingga saat ini masih ada sekitar 800 ton beras yang belum bisa di bawa masuk ke Gaza dan disimpan sementara di gudang yang sudah disediakan.
“Alhamdulillah setiap harinya truk beras dari rakyat Indonesia tiba. Kami rakyat Palestina sangat berterima kasih pada bangsa Indonesia. Semoga Allah membalasnya dan semoga hal ini bisa terus berlanjut. Terima kasih banyak Indonesia,” kata Aisha yang merupakan perwakilan mitra ACT menyambut konvoi truk di Kerem Shalom, perbatasan Gaza.

Dengan adanya bantuan dari Indonesia semoga dapat membantu warga Palestina dalam bertahan dan bahkan kuat dalam berjuang melawan Israel. Agar peperangan ini segera berakhir dengan kemenangan dan kedamaian yang di bawa Palestine.

Komentar

Postingan Populer