Teknologi Nano Cell Menonton TV Disetiap Sudut Jadi Favorit
jurnalkini - Pertengahan tahun ini ditahun 2018, PT LG
Electronics Indonesia (LG) meluncurkan beberapa jajaran TV 4K terbarunya.
Dengan menggunakan teknologi layar Nano Cell dengan kekayaan warna dan akurasi
tinggi, maka Anda dapat menikmati tontonan0 bahkan dalam sudut menonton yang
lebar.
Inilah keunggulan TV yang dipasarkan dalam seri
terbaru LG Super UHD TV. Perangkat itu hadir dalam varian Super UHD TV seri
SK8000 dan SK8500.
Teknologi Nano Cell ini didasari oleh pengembangan
TV yang masih menyisakan sejumlah persoalan, khususnya perebutan posisi
menonton program favorit. Sebab pengembangan TV lebih fokus pada reproduksi
warna yang kaya dan tak diikuti perhatian pada lebarnya sudut menonton yang
diperlukan.
“Sudut menonton sempit membuat momen menikmati
tayangan TV bersama, seperti siaran olahraga, membuat tak semua orang
mendapatkan kualitas warna setara dari tayangan yang sama,” ungkap Gloria
Mariawaty, Product Marketing TV LG Electronics Indonesia di Jakarta, Selasa
(3/7/2018).
Hal inilah yang dijawab LG melalui teknologi yang
tak hanya fokus pada kekayaan warna, tapi juga menjaga tingkat akurasinya
bahkan dari sudut menonton yang lebih lebar. “Dengan sudut menonton lebar,
teknologi ini membuat seluruh tempat menjadi posisi menonton terbaik,” klaim
Gloria.
Teknologi Nano Cell Bikin Semua Sudut Menonton TV
Jadi Favorit
Gempita Piala Dunia pun dimanfaatkan untuk
menyosialisasikan keunggulan teknologi layar Nano Cell. Hadir dalam video
kampanye yang tersebar melalui layanan media sosial, LG menggandeng Ricardo
Kaka sebagai legenda sepak bola dunia sebagai bintang utamanya. Video
kompetisinya dapat Anda saksikan melalui
https://www.facebook.com/LGEIndonesia/photos/a.196033067111023.46934.194344043946592/1702819803099001/?type=3.
Guna menarik perhatian publik menyaksikan video
tersebut, perusahaan Korea itu pun mengiming-imingi publik dengan kesempatan
mendapatkan kaos dan bola bertandatangan sang legenda. Dalam video berdurasi
123 detik itu, Kaka terlihat berusaha menyelesaikan tantangan akurasi menendang
bola.
"Sebuah instalasi besar berisi susunan TV
dibangun dengan dua sisi yang saling membelakangi. Pada satu sisi, instalasi
dibangun menggunakan TV Super UHD LG dengan teknologi Nano Cell. Sementara di
sisi lainnya, instalasi TV tanpa menggunakan teknologi ini," paparnya.
Tantangan dalam video berjudul LG Nano Cell Super
Challenge ini mengharuskan Kaka menendang bola mengenai tiga huruf, yaitu P-I-C
yang masing-masing tertampil di layar TV. Menambah sulit tantangan, posisi
menendang pun tidak benar-benar berada di depan TV, namun mengambil derajat
tertentu yang menempatkannya di samping instalasi TV ini.
“Video ini memberi gambaran baik mengenai
pentingnya akurasi warna TV untuk dapat dinikmati dari sudut pandang lebar.
Sebagai media hiburan keluarga, hal ini memastikan setiap anggota keluarga
mendapatkan kenikmatan menyaksikan tayangan TV dengan kualitas sama meskipun
posisinya tidak tepat dari depan TV,” kata Gloria.
Lebih lanjut ia menyatakan, hal ini dimungkinkan
dengan teknologi Nano Cell yang berbentuk penggunaan partikel khusus dalam
ukuran seragam dengan diameter sekitar satu nanometer yang melapisi panel TV.
Penggunaan partikel khusus ini berfungsi menyerap kelebihan pancaran cahaya
gelombang warna.
Dengan teknologi TV LED yang masih mengandalkan
susunan lampu LED untuk pencahayaan belakang (LED backlight), kemampuan panel
dengan lapisan Nano Cell ini menjadi penting. Karena kelebihan pancaran cahaya
gelombang warna seringkali membuat sebuah TV tak mampu menghasilkan warna
sesuai konten hasilnya.
Dia mencontohkan, warna hijau pada tayangan TV
dengan teknologi sebelumnya dapat berbaur dengan gelombang warna lain seperti
kuning atau biru. Akibatnya warna tampak pudar atau bahkan membuatnya tampil
kekuningan.
Dengan kemampuan menyerap kelebihan pancaran cahaya
gelombang warna, teknologi Nano Cell memiliki presisi lebih baik dalam
menyaring dan membedakan lebih banyak warna. Tak hanya menghasilkan warna lebih
dramatis, taoi pula menjaga stabilitas warna pada tiap gambar tertayang.
"Bahkan kemampuannya ini termasuk mereduksi pancaran cahaya pada layar,
meskipun di bawah pencahayaan sekitar ruang yang sangat terang menimpa layar
TV," tambahnya.
Yang tak kalah penting, padunya teknologi Nano Cell
dengan panel layar IPS 4K pada LG Super UHD TV SK8000 dan SK8500 membuat
pengguna dapat menikmati kualitas tayangan yang sama. Meskipun menonton dari
posisi berbeda hingga 60 derajat.
“Dengan kemampuan ini, tak ada lagi istilah sudut
terbaik menonton TV. Setiap anggota keluarga dapat menikmati tayangan dengan
kaya warna dan tetap stabil meskipun dari sudut menonton yang berbeda,” imbuh
Gloria.
Semakin memantapkan superioritasnya dalam kualitas
pewarnaan, LG menjalin kemitraan dengan Technicolor. Keputusan ini tak lepas
dari reputasi Technicolor yang telah berdiri lebih dari seabad dan menjadi
standar dalam pewarnaan film.
Melengkapi kehadirannya sebagai media hiburan di
tengah ruang keluarga, LG Super UHD TV generasi terbaru dibuat dengan dukungan
memainkan konten dalam format HDR (High Dynamic Range). Bahkan, LG Super UHD TV
seri tahun 2018 dapat dikatakan memiliki kompatibilitas paling luas dalam
menangani konten format HDR.
"Di samping format HDR 10, TV 4K LG ini juga
mampu menangani berbagai konten HDR Dolby Vision yang menawarkan pewarnaan
lebih dramatis melalui kerja pemrosesan gambar yang dilakukan pada tiap
frame," tuturnya.
Meski tak memiliki konten dalam format HDR, hal ini
tak menjadi soal. Kelengkapan fitur HDR Effect mampu meningkatkan kontras dan
pencahayaan hingga dapat dinikmati dalam nuansa HDR.
“Seluruh kemampuan ini memberikan penggunanya
semakin banyak opsi untuk menikmati berbagai tayangan favorit dengan teknologi
pewarnaan TV terkini,” klaim Gloria lagi.



Komentar
Posting Komentar